Seharusnya cintaku 1800
lurus kearahmu…
Tak bercabang dan
menimbulkan tiga sudut di hatiku..
Seharusnya absis hatiku
dan ordinat hatimu
Berkordinat pada satu
titik yang sama
Tak menyimpang… tegak lurus kearah hatimu..
Kini misbah trigonometri
menghadapku
Dimana tiga cinta yang
ditimbulkan
Memburu dan mendera
setiap saat
Andai di kuadran satu
hatimu bersemayam namaku
Dimana cinta pada
celah-celah hatimu
Positif kearah hatiku…
Mungkin dilemma trigonometri
takkan singgah disini..
dihatiku..
dihatiku..
Sebenarnya cintaku bagai tangen
900 padamu..
Tak terdfinisikan dan tak
tertulis di bidang cartesius
Sebenarnya cintaku..
Tak pernah
bertlanslasi,,, padamu
Selalu tetap.. kearah hatimu
Andai saja hipotenusa
rasamu…
Menancap dihatiku
terikat,,,terkunci..
Sebagai tanda abadinya…
Cintamu untukku…
Mungkin dilema trigonmetri
tak ada dihatiku….


Tidak ada komentar:
Posting Komentar